Kenya Respon Keputusan China Cabut Larangan "Pembunuhan" Hewan Langka

Kenya Respon Keputusan China Cabut Larangan "Pembunuhan" Hewan Langka

Badak putih

Nairobi – Pemerintah Kenya mengkritik keras China karena membatalkan larangan penggunaan cula badak dan tulang harimau dalam pengobatan.

Kementerian Pariwisata dan Margasatwa Kenya mengecam langkah itu karena akan meningkatkan aktivitas perburuan dan perdagangan cula dan tanduk, yang mengancam upaya pelestarian satwa langka di Afrika.



“Dengan melihat aktivitas perdagangan gading gajah selama 25 tahun terakhir, perdagangan legal terbukti tidak efektif dalam membendung perburuan gajah di Afrika,” jelas kementerian itu lewat sebuah pernyataan.

Sebagian besar gading gajah dan cula badak yang diselundupkan ke China, Afrika Timur, Afrika Tengah melewati Kenya.

Kenya pun menuding China meyakini hal yang salah bahwa tulang dan cula berkhasiat untuk pengobatan.

Maret lalu, satu-satunya badak putih utara di dunia ditemukan mati di Kenya. Menurut  para ahli, spesies itu akan benar-benar punah jika dua badak betina tua yang tersisa mati. (aa)

 

TAGS : Hewan Langka Cula Badak Tulang Harimau

This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/43295/Kenya-Respon-Keputusan-China-Cabut-Larangan-Pembunuhan-Hewan-Langka/

Related Post

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz